Wednesday, April 29, 2015

Perjalanan dan Wisata Pulau Dewata bali

Hai readers, selamat siang!

Mau ngasih ulasan dikit tentang Bali nih, karena beberapa waktu lalu (lebih tepatnya 2 tahun yg lalu) mimin liburan tuh ke Pulau Dewata (akhirnya...) jadi mau berbagi cerita (semoga bermanfaat) ke para readers semua..
Pertama kita naik pesawat dulu yaa untuk sampe ke tujuannya (Info : mimin dari Batam)..



 (mimin)

Siapa sih yg ga tau Bali? orang luar negeri aja (sebagian) taunya Bali tp gak tau Indonesia :( malah di kiranya Indonesia itu suatu pulau yg ada di Bali.. Nah pertama nyampe Bali itu kita bisa liat (sesudah liat bandara pastinya) Patung Gatotkaca (yg mimin kira itu patung kuda) yg keren dan gede banget, selalu kagum sampe terharu deh klo liat pahatannya orang bali :')


Menurut Sumber Berita (dan sumber foto dari om google karena waktu ngelewatin nih patung mimin gak sempet fotoin, dikarenakan taxinya balapan gak tau sama siapa -_-), nih Patung Gatotkaca lahir pada tahun 1993 (yeay..seumuran :D) tepat di tengah-tengah simpang tiga di sebelah timur laut Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Tuban. Konon diambil dari cerita Mahabarata gitu.. hehe

Mimin ngomongin dikit dulu ya tentang Bali. Sumber dari om google juga. Bali merupakan bagian dari Indonesia (bukan sebaliknya ya Bule2 awam), sebuah negara kepulauan terbesar di dunia dan terletak paling barat dari Kepulaun Sunda Kecil di Samudra India yang mencakup luas wilayah sekitar 5.500 km². Rentang dari ujung utara hingga ujung selatan mencapai sekitar 90 km dan dari timur hingga ujung barat mencapai kurang lebih 140 km. Pulau ini secara alamiah berada pada lintasan gunung berapi dan tanahnya sangat subur. Oleh sebab itu budaya bertani tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan industri pariwisata – sehingga sangat diandalkan sebagai salah satu sumber pemasukan daerah. Sekitar 4 juta orang tinggal di Bali. Kebanyakan penduduknya adalah pemeluk agama Hindu.




Klo ngomongin tentang iklimnya, Pulau Bali berada sekitar 8 derajat sebelah selatan garis katulistiwa – menjadikannya bercuaca tropis yang tak khas secara terus-menerus. Kisaran suhu yang hampir selalu mencapai antara 28 dan 32 Derajat Celsius bersama dengan hembusan angin laut yang tak ada hentinya membuatnya terasa menyejukkan dan tidak lengket seperti di daerah tropis lainnya. Tidak seperti tropis nya di Batam yg sangat amat teramat menyiksa :(


Dan juga untuk harga jual kamar di hotel sering dipatok dengan nilai dolar Amerika. Nilai tukar Euro yang tinggi membuat Bali sebagai tempat tujuan yang relatif murah untuk berwisata. Uang tunai dan kartu kredit sangat disarankan (Visa dan Master Card).

Mimin waktu di penginapan (Goodway Hotel)





Gak kyk tukang pijet kan mimin?
Goodway Hotel














Dan setiap liburan pasti kita juga butuh tempat penginapan, nah waktu itu mimin nginep di salah satu hotel bintang 3.5 :D yg bernama Goodway Hotel yg terletak di Nusa Dua, hotel ini berjarak 1,6 km dari Puja Mandala dan 4,1 km dari Pantai Nusa Dua. Monumen Perjuangan dan Pusat Konvensi Nusa Dua Bali juga berjarak 5 km saja. Hebatnya mimin gak ke pantai Nusa dua dan Ubud yg jelas2 deket dari penginapan :'(
 
Goodway Hotel Bali (mimin)


Perjalanan pertama mimin (klo gak salah inget) ke Kintamani.


Pemandangan di kintamani
 

Mimin di Kintamani
Kintamani, yg terletak di kabupaten Bangli, merupakan salah satu tempat wisata favorite pilihan wisatawan baik domestik maupun luar negeri. Kintamani mempunyai suasana perbukitan yg seger banget walaupun mataharinya gak kalah seger sampe buat belang di setiap sudut kulit :') suhu udara disana sekitar 18 derajat celcius. Dan juga disana banyak banget yg jualan, dari makanan dan accessories seperti kacamata, gelang, gantungan kunci dan temporary Tattoo, jadilah mimin buat tattoo2an disana :D anak kecil loh yg buat, keren aja gitu dan juga mereka nawarinnya cuma 5000 per-tattoo yaaaa mimin buat dong mumpung murmer hahaa.. pas jadi malah di minta 10x lipat dr harga yg d tawarin :'( alibinya karena gambar yg mimin minta kegedean dan rumit.. klo gitu knp gak ngomong dari awal dek, bangkrut laa mimiinn T-T hikss..

ini nih anak kecil yg secara tidak langsung meras mimin T-T

Nah, ada cerita lain waktu di kintamanin selain di peras ama anak kecil -_- disana banyak banget nawarin yg macem2, dari penginapan, restoran, dan tempat wisata.. jadi ceritanya mimin tertarik yg wisatanya ke Trunyan (sebenernya gak tertarik melainkan di tawarin paksa ama si bapak jd iya.in biar cepet) alasan tertarik yg lain juga karena si bapak bilang klo gak jauh dari kintamani, cuma lewat turunan (karena kintamani itu di daerah gunung/atas) dan nyampe, terus tinggal naik sampan ke Desa Trunyan itu.. ohya, sebelumnya mimin jelasin dulu. Trunyan itu adalah sebuah desa yg berada di Kecamatan Kintamani, lebih tepatnya di deket Danau Batur. Dan masyarakat sana punya tradisi pemakaman dimana jenazah dimakamkan di atas batu besar yg memiliki cekungan 7 buah, jenazah tsb hanya dipagari bambu ayam. Jadi ceritanya tempat wisata itu hanya untuk melihat mayat2 -_- mimin bersama temen2 pun pergi (naik motor) ke turunan di pimpin sama si bapak tadi. Jauh banget (suer deh) dan makin turunan, jalannya makin sempit, gak ada penduduk yg tinggal, hampir hutan semua dan si bapak ngebut banget gak mikirin kami yg ketinggalan dan akhirnya kami kehilangan jejak si bapak, kami masih terusin jalannya karna masih satu arah,eh setelah itu kami puter balik di karenakan jalannya bercabang dan kami gak tau dmn si bapak berada, jadi aja kami puter balik dan tiba2 si bapak nongol di belakang kami! Nah loh, apa gak kaget kami sekompi.. trus dengan menyeramkannya bapak itu (kyk hampir ngelarang) kami buat balik k atas.. hiihh.. tambah serem aja kan?!! jadi kami tinggal aj si bapak itu trus ngebut k atas, si bapak jerit2 manggil kami (ampun dah) dan alhasil kami gak jadi ke tempat wisata tsb.. pelajaran dari cerita mimin adalah "Jangan memutuskan sesuatu karena di paksa org lain" (apaan sih yaaa :D)

Nah, karena mimin dan kawan2 gak jadi ke Desa Trunyan, mimin share foto2 dr om google aja :D


Inilah Desa Truyan Kintamani, Bali
(mimin gak nyesel gak kesini, karna klo kesini.. malemnya mimin bakal gak merem)

Sesudah ke Kintamani, mimin ke Museum Presiden Proklamator DR.Ir.Soekarno. Museum ini berlokasi di Tampaksiring, tepatnya di Jl. Dr.Ir. Soekarno, Kabupaten Gianyar, Bali. Mimin cerita dikit yah tentang nih Museum legendaris.
Museum yg didirikan lembaga The Soekarno Center itu memiliki sekitar 150 koleksi foto Bung Karno. Museum dengan 2 lantai dengan luas 1000 meter persegi itu diresmikan oleh Ketua Dewan Pembina the Center dan juga putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri.


Lobby Museum Presiden Proklamator DR.Ir.Soekarno
(Mimin lagi ngisi buku tamu)

Di lantai dasar atau ruangan pertama terdapat ruangan proklamasi, ruangan keluarga, Kantor Presiden Soekarno Center dan ruangan internasional.

Ruangan Proklamasi (masih di lantai dasar)

Lantai dua terdapat ruangan Kanjeng Roro Kidul, ruangan rapat dan ruangan teater.

Kantor Presiden Sukarno Center

Mimin di dalem Kantor Soekarno


Untuk informasi ke para readers nih.. Museum Presiden Proklamator Dr.Ir.Sukarno yang didirikan Dr.Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan Sukmawati Sukarno Putri ( Putri Bung Karno ) terpilih sebagai Museum Terbaik di Bali dalam Bali Best Brand 2013 yang diadakan di Grand Bali Beach Sanur (wooww..keren) di acara yang dipandu Indra Bekti (Artis Nasional dan Brand Ambassador BBB) itu, Museum The Sukarno Center jadi yang terbaik dari 10 Museum yang dinominasikan, berdasarkan hasil pooling dan juga riset BBB, atas hal itu Enong Ismail (Ketua Dewan Kurator) menyatakan kebahagiannya karena Museum Proklamator ini dipercaya publik.”Selama tahun 2012 – 2013 museum ini telah dikunjungi oleh Presiden, Perdana Menteri dari 90 Negara dan Kerajaan Di dunia. Belum sejumlah tokoh populer pun berkunjung seperti Jokowi, Ketua MK, Komisi Yudisial RI, sejumlah menteri kabinet dan forum raja sultan (FSKN) serta wisatawan dari seluruh dunia (termasuk mimin haha..). Museum ini juga dikunjungi oleh pejabat negara dari 33 provinsi. Museum ini buka setiap hari dari pukul 09.00 – 18.00 Wita dan bagi masyarakat Bali ( KTP Bali ) dapat mengunjungi museum ini tanpa dipungut biaya apapun.

 Mimin di ruangan Kanjeng Roro Kidul
Dan di luar museum terdapat perpustakaan, ruangan pameram, informasi dan keretanya Nyi Roro Kidul.
 Kereta Nyi Roro Kidul
Nah, keesokan harinya mimin pergi ke Pura Tanah Lot. Tanah Lot ini salah satu obyek wisata terkenal di pulau Bali yang wajib dikunjungi. Terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Jaraknya sekitar 13 km ke arah barat kota Tabanan. Dari Bandar udara Ngurah Rai dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dengan kendaraan bermotor jika tidak terjadi kemacetan.
 Dibangun pada dua tempat yang berbeda. Satu terletak di atas bongkahan batu besar, dan satunya lagi terletak di atas tebing yang menjorok ke laut mirip dengan Pura Uluwatu. Tebing inilah yang menghubungkan pura dengan daratan dan bentuknya melengkung seperti jembatan.

Yang disebut dengan Pura Tanah Lot adalah pura yang berada di atas bongkahan batu karang di tengah pantai. Pura ini merupakan tempat pemujaan pada dewa laut, hal ini pula yang membuat pura ini dibangun di lokasi yang sangat dekat dengan laut. Setaunya mimin nih, wisatawan tidak diperbolehkan masuk ke dalam bangunan pura karena untuk menjaga kesucian dan kesakralan tempat ibadah ini. Saat air pasang, para readers bisa melihat Pura Tanah Lot seperti mengapung di atas air. Lain halnya saat air surut, di bawah pura terdapat lubang-lubang kecil seperti gua yang ditempati banyak ular ekor pipih dengan warna hitam berbelang kuning. Konon, ular ini adalah penjaga pura dan memiliki racun 3 kali lebih kuat dari ular kobra. Ular-ular ini relatif jinak dan tak akan menyerang kecuali jika diganggu (seperti mimin..lho?!haha..).
Keunikan lain dari Tanah Lot ini adalah adanya sumber mata air tawar yang disebut dengan Air Pabersih. Sumber mata air ini tentu saja merupakan sebuah keajaiban tersendiri karena terletak di tengah pantai yang berair asin. Menurut warga setempat, sumber mata air tawar ini pula yang menjadi salah satu alasan dipilihnya pantai ini sebagai lokasi pendirian Pura Tanah Lot karena dianggap sebagai tempat yang suci.
Ignore my fool face
Tanah Lot berasal dari dua kata yaitu ‘tanah’ yang berarti pulau dan ‘lot/lod’ yang berarti laut. Jika digabungkan, keduanya memiliki arti ‘pulau yang berada di tengah laut’. Selain dari asal usul nama, tempat wisata ini juga memiliki cerita atau legenda yang dipercaya sebagai awal mula berdirinya Pura Tanah Lot.

Untuk menuju ke Pura Tanah Lot, mulai dari tempat parkir kendaraan hingga ke Pura Tanah Lot membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit dengan jarak sekitar 200 meter.
Pura Batu Mejan ini adalah restorant, tapi waktu mimin dateng blum buka, kyk nya sih malem atau sorean bukanya.
Selama perjalanan dari parkir ke Pura Tanah Lot tersaji berbagai souvenir khas Bali dengan harga yang cukup murah, begitu juga untuk memenuhi dahaga para turis dipinggir jalan juga disajikan berbagai makanan dan minuman yang menyegarkan serta menjadi tempat beristirahat sejenak sebelum atau seduah mengunjungi Pura Tanah Lot. Harga tiket masuk Tanah Lot adalah 15.000 Rupiah. Harganya cukup murah kan untuk bisa menikmati wisata religi sekaligus pantai dalam satu tempat wisata di Bali.
Sudah puas menghitamkan diri di Pura Tanah Lot, mimin langsung tancap gas ke GWK (Garuda Wisnu Kencana). GWK adalah sebuah taman budaya yang memiliki luas 240 hektar. Lokasi GWK berada di Jalan Raya Uluwatu, Desa Ungasan, Kuta Selatan
, Kabupaten Badung 80364. Jika kalian dateng dari Airport Ngurah Rai, menuju lokasi dari tempat wisata di Bali GWK, hanya membutuhkan waktu 15 – 20 menit, tentunya dalam keadaan lalu lintas lancar ya readers.

Daya tarik utama wisatawan berlibur ke GWK Bali adalah untuk melihat patung Garuda Wisnu. Dibangun dan di ukir oleh pengukir dan pematung terkenal bernama I Nyoman Nuarta. Patung Garuda Wisnu memiliki rencana awal akan di bangun dengan tinggi 126 meter dan lebar 60 meter. Tapi sampai saat ini, tinggi patung hanya 20 meter, pembangunan patung Garuda Wisnu sampai saat ini belum selesai dan mimin kurang tahu apa sebabnya belum diselesaikan sampai saat ini.
Pembangunan tempat wisata di Bali GWK di prakarsai oleh Yayasan Garuda Wisnu Kencana pada tahun 1992. Pembangunan GWK Bali dengan tujuan menjadikan tempat wisata GWK Bali Landmark dari tempat wisata budaya yang terkenal ke mancanegara. Salah satu pendiri dari Yayasan Garuda Wisnu Kencana adalah I Nyoman Nuarta yang juga konseptor dan arsitek patung Garuda Wisnu Kencana.
 GWK Cultural Park sebutan untuk GWK Bali, kini menawarkan beranekaragam fasilitas yang ideal dan memadai, untuk berbagai jenis acara publik, acara swasta baik dalam skala kecil atau skala besar. Selain itu fasilitas infrastruktur pendukung agar pengunjung betah, seperti Wisnu Plaza, Lotus Pond, Exhibition Hall, Tirta Agung, Street Theatre, Amphitheatre, Indraloka Garden, Restoran Jendela Bali, Restoran The Beranda Boutique dan Toko Souvenir.


Untuk jam bukanya, dari jam 8 pagi sampe jam 10 malem, untuk harganya, Dewasa 50.000, Anak2 40.000 dan Pelajar 40.000, lah sama aja dong klo gitu anak2 sama pelajar?! iyaa dink, sama. Dulunya dewasa masih 40.000 klo gak salah mimin, tapi harga naik per tanggal 10 Januari 2015.


Trip selanjutnya, mimin pergi ke Pantai Kuta Bali. Pantai ini terletak di sebelah selatan pulau Dewanta. Pantai ini sangat terkenal dan menjadi andalan pulau Bali sebagai tempat wisata pantai, sejak tahun 70an loh.
Akhirnya mimin ketemu nih foto
Di Pantai Kuta ini kita bisa melihat matahari terbenam. Klo para readers datang dr airport Ngurah Rai langsung mau ke Pantai Kuta cuma memerlukan waktu 15 menit. Untuk biaya cuma kena Rp.5000 (mobil).






Klo udah ke Pantai Kuta kita pasti ke Monumen Ground Zero Bali. Beberapa dari kita, pasti masih inget dengan tragedi bom Bali, pada tgl 12 Oktober 2012 di tempat wisata Kuta yg mengakibatkan meninggalnya 202 orang, 88 orang Australia, 38 orang Indonesia, 7 warga negara Amerika dan 6 warna negara Swedia. Peristiwa ini lebih kita kenal dengan nama bom Bali 1, karena terjadi 2 kali pemboman di Bali.

Dan tujuan terakhir mimin adalah ke alun-alun (sebenernya gak jd tujuan sih cuma karena lewat aja waktu itu :D).
Ini adalah alun2 kota Denpasar, untuk nama patungnya adalah patung puputan atau puputan badung. Patung ini disimbolkan dengan sosok seorang ayah, ibu dan anak dalam posisi pekik "puputan", gagah berani, di kelilingi air mancur yg muncul dari sisi2 kolam. Patung puputan atau puputan badung mengisahkan sejarah rakyat Bali yg berperang puputan (sampai mati) dari semua kasta untuk melawan kolonial Belanda. Perang puputan itu dipimpin oleh seorang serdadu Belanda asli Bali bernama I Gusti Ngurah Rai.

Sekian Liburan mimin, semoga bermanfaat bagi para readers yg udah baca buat bekal liburan ke Bali :D
Foto yg hilang cuma satu waktu di Hard Rock Cafe :')

Terimakasih sudah sempetin mampir ya readers :)



IG (Instagram) : wika dwika
FB (Facebook) : wika dwika
Twitter : @wikadwikaa
Path : wika dwika

5 comments:

  1. Aaakkkk GWK aku mau kesanaaaa.. Wika bikin iri nih... >,<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayooo kesana gih, aku aja masih penasaran belum semua yg di jelajahi :D

      Delete
  2. Nice Info

    untuk Tour Murah di bali bisa cek Links di bawah ini :

    www.balimesaritour.com

    ReplyDelete