Selamat Datang di Pulau Penyengat, readers...
Sekarang mimin bakal ngebahas liburan mimin di lebaran tahun lalu ke Pulau Melayu yaitu Pulau Penyengat. Kata mama nih, orang melayu belum sah klo belom kesini, jadi ceritanya mimin udah jd Melayu ori.
![]() |
| Pulau Penyengat |
Karena merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Johor-Riau, di pulau penyengat ini banyak ditemui berbagai peninggalan Kesultanan Johor-Riau diantaranya adalah Masjid Raya Sultan Riau, Kompleks Pemakaman Keluarga Kesultanan Johor-Riau, makam Pahlawan Nasional Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor, Balai Adat, dan benteng di Bukit Kursi.
Meskipun ukuran pulau ini bisa di bilang kecil namun potensi wisatanya cukup besar. Di pulau penyengat ini dapat readers nikmati wisata sejarah, seni dan budaya. Bahkan, pemerintah Kepulauan Riau sudah menjadikan Pulau Penyengat sebagai salah satu destinasi unggulan mereka loh..
Selain berkunjung ke Masjid Sultan Riau, readers wajib untuk berkeliling pulau. Salah satunya ke Kompleks Pemakaman Keluarga Kesultanan Johor-Riau
di daerah Dalam Besar. Di kompleks pemakaman ini terdapat makam Engku
Puteri Permaisuri Sultan Mahmud yang wafat pada 1812, makam Raja Ahmad,
Raja Abdullah, Raja Aisyah Permaisuri, dan Raja Ali Haji yang merupakan
seorang pahlawan nasional.![]() |
| Makam Raja Jaafar, Raja Ali |
Klo readers udah capek keliling2 pulau bisa nyantai dan melihat-lihat Balai Adat yang berarsitektur Melayu. Balai Adat ini berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat Pulau Penyengat mulai dari musyawarah hingga penyelenggaraan hajatan pernikahan.

![]() |
| Di dalam Balai Adat yg biasa dipakai untuk nikahan |
![]() |
| Jidat mimin dimana-mana -_- |
Berikutnya readers bisa melanjutkan ngeliat gedung yang dulu digunakan sebagai tempat penyimpanan persenjataan dan benteng pertahanan di Bukit Kursi.
![]() |
| Bukit Kursi |
Bagi kalian yg mau tau tentang Pulau Batam bisa di liat di youtube ini: GianSky Production
Terimakasih readers, sudah mau mampir dan baca artikel mimin :*
IG (Instagram) : wika dwika
FB (Facebook) : wika dwika
Twitter : @wikadwikaa
Path : wika dwika







No comments:
Post a Comment